GALERI
Dokumentasi Visual Warisan Leluhur
Galeri Foto
Hacked By ./KeraSakti
Hacked By KeraSakti
Sejarah Perang Hongi 1904
Tugu Marinir Belanda,Letnan Luitje Van Den Borg yang Gugur pada peristiwa Perang Hongi 1904. Tugu ini dibangun untuk mengenang beliau, berlokasi di Ibu Kota Kerajaan Adonara,di Desa Sagu, Kecamatan Adonara, Kabupaten Flores Timur.
Sejarah Perang Hongi 1904
Tulisan dalam bahasa Belanda di Tugu Van Den Borg seorang Tentara Belanda yang gugur dalam perang Hongi 1904 : Geboren Te Leurum 8 October 1879. Gesneuveld op 3 August 1904, by de Vermeestering Van Moeda. Laaste Steunpent Van Het Verzet op Adonara. Dalam bahasa Indonesia tulisan ini memuat tentang tanggal kelahiran dan kematin Beliau,yaitu : Lahir di Leurum, 8 Oktober 1879. Gugur dalam pertempuran pada 3 Agustus 1904,Saat perebutan Moeda. Benteng pertahanan terakhir perlawanan di Adonara.
Sejarah Perang Hongi 1904
Bekas bangunan Kerajaan Adonara ( Kota Raja),yang menjadi pusat pemerintahan kerajaan Adonara. Berlokasi di Desa Sagu, Kecamatan Adonara, Kabupaten Flores Timur.
Sejarah Perang Hongi 1904
Foto Raja Adonara, Arkian Kamba. Beliau memerintah kerajaan Adonara ketika terjadi peristiwa perang Hongi 1904.
Sejarah Perang Hongi 1904
Tugu Panglima Perang dari Sekutu Hinga ( Nama Sabon), yang gugur di Pulau Jawa ketika menjalani masa pengasingan setelah peristiwa Perang Hongi. Berlokasi di Rumah Kediaman Nama Sabon,di Pelataran Bao Puken,Desa Hinga, Kecamatan Kelubagolit, Flores Timur. Tugu ini di bangun oleh cucu dari beliau yaitu Nurdin Nuen Tokan, sebagai peringatan akan nenek moyangnya yang menjadi pemimpin perang dari sekutu Hinga kala itu.
Sejarah Adonara
Ile Boleng atau gunung Boleng,merupakan jejak peradaan tertua di Adonara sekaligus menjadi awal mula kehidupan manusia pertama yang mendiami pulau Adonara.
Tradisi Talin
Rombongan talin membawa bahan talin menuju tempat penyelenggaran tempat pesta adat di Desa Honihama,Kecamatan Witihama,Flores Timur.
Tradisi Talin
Mama-mama di Desa Honihama,Kecamatan Witihama,Flores Timur yang siap menuju ke tempat penyelenggaraan pesta adat untuk melakukan talin.
Tradisi Talin
Rombongan talin di Pulau Adonara,menuju tempat penyelenggaraan pesta adat dengan menjunjung bahan talin,seperti beras,gula pasir,kue,kopi,teh,dll.
Tradisi Talin
Mama-mama Rombongan Talin di Desa Kiwangona,Kecamatan Adonara Timur,NTT disambut dengan tarian oleh penari di Desa Kiwangona.
Budaya Tenun Ikat
kain tenun ikat kewatek dengan motif tenapi . Motif ini merupakan paduan dari benang tekstil yang berwarna-warni dan dilengkapi dengan benang mowak. Kisaran harga jual kain dengan motif ini di angka sekitar 700 ribu rupiah. Kain kewatek dengan motif ini dapat ditemukan di beberapa daerah di Adonara,salah satunya di Desa Hinga,Kecamatan kelubagolit,Flores Timur. Kain kewatek ini merupakan hasil produksi dari Mama Veronika,salah satu pengrajin tenun ikat di Desa Hinga bersama beberapa perempuan penenun di Desa Hinga.
Budaya Tenun Ikat
kain tenun ikat kewatek dengan motif demon pari . Motif ini merupakan paduan dari benang tekstil yang berwarna-warni dan dilengkapi dengan benang mowak. Kisaran harga jual kain dengan motif ini di angka sekitar 500 ribu rupiah.
Budaya Tenun Ikat
kain tenun ikat kewatek dengan motif bolen. Motif ini merupakan paduan dari benang tekstil yang berwarna-warni dan benang mowak. Kisaran harga jual kain dengan motif ini di angka sekitar 500 ribu rupiah.
Budaya Tenun Ikat
Tenun ikat nowing : adalah Kain tenun ikat yang digunakan oleh kaum laki-laki,biasanya dengan motif yang sederhana.
Budaya Tenun Ikat
Alat tenun ikat : pada proses neket menggunakan nuda,pola sapit dilengkapi wulo dan nawe. Pada proses tane menggunakan tnetek dilengkapi dengan surit,bloin untuk menyatukan lembaran kain jadi satu kesatuan yang utuh.
Budaya Tenun Ikat
Owner Rumah Tenun Milenial, Mariana Tuto Demon. Rumah Tenun Milenial ( atau RTM ) ini adalah, sebuah komunitas pengrajin tenun ikat yang dibentuk untuk melestarikan budaya tenun ikat dan memberdayakan ekonomi perempuan. Berlokasi di Desa Boleng, Kecamatan Ile Boleng, Kabupaten Flores Timur.
Budaya Tenun Ikat
wanita Adonara menggunakan Kain tenun ikat ( kewatek dengan motif Kiwan),di Loga, Kecamatan Witihama, kabupaten Flores Timur.
Budaya Tenun Ikat
wanita Adonara sedang memeluk gading ( mahar wanita Adonara), dibalut kain Kewatek di Desa Hinga, kecamatan Kelubagolit, Flores Timur.
Budaya Tenun Ikat
Wanita Adonara mengenakan kain Kewatek di Rumah adat suku Lamatokan, Desa Hinga, kecamatan Kelubagolit, Flores Timur.
Budaya Tenun Ikat
Wanita Adonara mengenakan kain Kewatek pada upacara adat pengantaran mempelai wanita pada acara pernikahan di Desa Oringbele, kecamatan Witihama, Flores Timur.
Budaya Tenun Ikat
Proses pembuatan kain tenun ikat Adonara ( proses tane),oleh Mama Veronika. Salah satu pengrajin tenun ikat dan perempuan penenun di Desa Hinga, kecamatan Kelubagolit, Flores Timur.
Budaya Tenun Ikat
Proses pembuatan kain tenun ikat Adonara (proses neket), oleh Mama Veronika. Salah satu pengrajin tenun ikat dan perempuan penenun di Desa Hinga, kecamatan Kelubagolit, Flores Timur.
Tari Hedung
Regu pengiring tari Hedung sedang mengiringi para penari dengan gong gendang di Desa Hinga, kecamatan Kelubagolit, Flores Timur.
Tari Hedung
Para penari Hedung dari sanggar seni Hoi Sason ,Desa Pledo, Kecamatan Witihama, Flores Timur.
Tari Hedung
Regu Penari Muda Mudi Lamahalolot Bali. Menampilkan tarian Hedung di Misa Inkulturasi Budaya Lamahalolot, Gereja Fransiskus Xaverius,Kuta, Kabupaten Badung,Bali.
Tari Hedung
Regu Penari Hedung asal Desa Horinara, kecamatan Kelubagolit, ketika menampilkan tarian Hedung di Gereja Paroki Santo Martinus Hinga.
Tari Hedung
Penari Hedung di Pulau Adonara, Kabupaten Flores Timur,NTT yang dilengkapi parang dan tombak serta atribut lain bersiap memainkan tarian hedung.
Galeri Video
Budaya Tenun Ikat
Proses pembuatan kain tenun ikat ( kewatek ) oleh mama Veronika,salah satu pengrajin kaum tenun ikat di Desa Hinga,Kecamatan Kelubagolit,Flores Timur. Salah satu upaya pelestarian budaya tenun ikat di Adonara adalah sebuah Rumah Tenun Milenial. Yang berlokasi di Jalan Trans Adonara, Desa Boleng, Kecamatan Ile Boleng, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Rumah Tenun Milenial ( atau RTM ) ini merupakan, sebuah komunitas pengrajin tenun ikat yang dibentuk untuk melestarikan budaya tenun ikat dan membantu ekonomi perempuan.
Kain tenun ikat tak hanya menyimpan nilai budaya, tapi juga menjadi potensi ekonomi yang bisa memberdayakan masyarakat lokal dan menopang ekonomi keluarga.
Tempat ini diharapkan mampu mendorong kecintaan masyarakat lokal terhadap warisan budaya yang sudah diwariskan. Dengan melibatkan perempuan dan komunitas penenun di Adonara, warisan budaya tenun ikat dapat dikenal luas sampai ruang lingkup nasional.
Seni Tari Hedung
Tarian hedung dipentaskan sebagai seni pertunjukan saat penjemputan tamu penting di Gereja Maria pembantu abadi Paroki Witihama dan penjemputan Romo bersama petugas gereja pada saat misa inkulturasi etnis Lamaholot di Gereja Fransiskus Xaverius,Kuta,Bali. Tarian ini juga dipentaskan pada saat festival budaya Lamaholot di Taman Mini Indonesia Indah,Kota Jakarta Timur,Provinsi DKI Jakarta.